Wujud Dakwah Ekologis, Ancaman Stockpile dan Jalan Khusus Batubara PT SAS Dihadapi dengan Roadshow Ramadhan

5ba38f78 3c45 46d2 8390 74dec94b68e2

Jambi, cakapcuap.co – Roadshow buka puasa bersama Barisan Perjuangan Rakyat (BPR) dan warga yang menolak stockpile batu bara PT SAS resmi digelar. Kegiatan ini dilaksanakan di lima titik lokasi, yaitu Lorong Perikanan Desa Mendalo Darat, Perumahan Bahri Makmur, Perumahan Banyumas, Penyengat Rendah, dan Kelurahan Aur Kenali selama bulan Ramadhan.

Agenda pertama dilaksanakan di Lorong Perikanan RT 20, Desa Mendalo Darat. Acara dimulai sekitar pukul 17.00 WIB, diawali dengan seremonial berupa refleksi perjuangan BPR dan warga dalam menolak stockpile PT SAS. Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Yasin, ceramah tentang kelestarian alam serta tanggung jawab manusia dalam merawatnya, doa bersama, dan ditutup dengan buka puasa bersama.

Perwakilan masyarakat bidang internal BPR, Erpen, menyatakan bahwa roadshow buka puasa bersama ini menjadi momentum bagi BPR dan warga untuk menyatukan persepsi bahwa, apa pun alasannya, stockpile batu bara PT SAS harus direlokasi. Hal ini dinilai tidak sesuai dengan peruntukannya dan bertentangan dengan RTRW Kota Jambi.

Direktur WALHI Jambi, Oscar Anugrah, menyampaikan bahwa bulan Ramadhan bukan sekadar momentum ibadah ritual semata, melainkan juga momentum dakwah ekologis. Puasa mengajarkan untuk menahan diri, namun terhadap ketidakadilan dan perusakan lingkungan, masyarakat tidak boleh diam. Roadshow yang dilakukan BPR merupakan bentuk nyata dakwah untuk menyelamatkan ruang hidup rakyat Jambi dari ancaman eksploitasi batu bara.

WALHI Jambi menyatakan berdiri bersama BPR. Rencana pembangunan stockpile dan jalan khusus batu bara yang dipaksakan di dekat pemukiman dinilai hanya akan memperpanjang penderitaan rakyat. Pemerintah seharusnya mendorong transisi energi yang berkeadilan, bukan memfasilitasi infrastruktur yang melanggengkan penggunaan energi kotor. Keamanan dan kenyamanan warga dinilai jauh lebih berharga dibandingkan angka-angka pertumbuhan ekonomi yang belum tentu dinikmati masyarakat kecil.

Melalui kegiatan buka puasa bersama dan roadshow ini, barisan perjuangan diperkuat. Perjuangan ini mungkin panjang, namun selama rakyat bersatu, kedaulatan atas tanah dan udara bersih tidak dapat ditawar. Momentum Ramadhan yang penuh berkah diharapkan menjadi ruang dakwah ekologis demi keselamatan dan keadilan antar generasi.

Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi warga serta bentuk perjuangan melalui ikhtiar spiritual, dengan berdoa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar para pemimpin Provinsi Jambi, terutama Gubernur dan Wali Kota, berpihak kepada masyarakat.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0

Subtotal