Jambi, cakapcuap.co – Dinamika internal Partai Amanat Nasional (PAN) kembali menjadi sorotan ditengah prosesi pelantikan sedang berlangsung. Ketua DPD PAN Kota Sungai Penuh, Alfin yang juga menjabat sebagai Wali Kota Sungai Penuh, dilaporkan tidak menghadiri agenda pelantikan serentak yang digelar di Aula Hotel Abadi Suite, (30/04/2026).
Ketidakhadiran Alfin dalam agenda penting tersebut memicu berbagai spekulasi. Terlebih, pelantikan yang dihadiri sejumlah kader PAN se Provinsi Jambi itu menjadi momentum konsolidasi politik internal partai. Absennya ketua terpilih justru memperkuat dugaan adanya dinamika yang tidak biasa di tubuh PAN Sungai Penuh.
Gubernur Jambi yang juga sebagai Ketua DPW PAN Provinsi Jambi, Al Haris, menyebutkan bahwa tidak hadirnya Ketua PAN Sungai Penuh disebabkan karena yang bersangkutan sedang memiliki agenda kegiatan di Jakarta. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai klarifikasi atas ketidakhadiran Alfin dalam prosesi resmi tersebut.
Namun demikian, informasi berbeda justru mencuat dari salah satu sumber. Sumber tersebut mengungkapkan bahwa pada saat pelantikan serentak berlangsung, Alfin disebut sebut berada di Jambi, bukan di Jakarta seperti yang disampaikan sebelumnya. Perbedaan informasi ini semakin menambah tanda tanya terkait situasi sebenarnya.
Diketahui dalam sebuah postingan Facebook salah satu dosen UNJA terlihat Alfin sedang mengisi salah satu agenda yang di adakan oleh Fakultas Hukum Unja pada kamis, (30/04/2026).
Situasi ini juga beriringan dengan mencuatnya isu pergantian kepemimpinan ditubuh PAN Tanjabtimur yang disebut sebut terjadi “kudeta” oleh sosok Asnawi terhadap adik dari Zumi Zola.
Ketua PAN Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) yang sebelumnya dijabat oleh Zumi Laza, kini resmi digantikan oleh Asnawi. Sosok Asnawi sendiri disebut sebut sebagai orang dekat Al Haris, yang dinilai memiliki pengaruh kuat dalam dinamika internal PAN di wilayah tersebut.
Rangkaian dinamika yang terjadi di tubuh PAN Jambi tersebut dinilai adanya friksi internal yang cukup serius. Ini menunjukkan bahwa adanya komunikasi yang belum selesai antara Ketua PAN wilayah Jambi dengan Kader kader PAN Jambi lainya.



