Adu Tuah Rebut Kuasa Partai Prabowo di Jambi

f6f4b233 80bf 4cf4 8428 160546d90ed1

Jambi, cakapcuap.co – Dinamika politik di Jambi kian memanas. Partai Gerindra, yang dikenal sebagai “partai Prabowo”, tengah menjadi arena pertarungan pengaruh antara elite lokalnya. Di balik layar, manuver demi manuver mulai tersusun, membuka babak baru yang sarat intrik, ambisi, dan strategi.

Di pucuk kepemimpinan daerah, Sutan Adil Hendra (SAH) masih kokoh sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Jambi. Namun, posisinya kini tak lagi sepenuhnya tanpa bayang-bayang. Nama Rocky Candra, anggota DPR RI periode 2024–2029 sekaligus satu-satunya wakil Gerindra dari dapil Jambi di Senayan, mulai disebut-sebut sebagai penantang serius dalam perebutan kendali partai di daerah.

Pertarungan ini bukan sekadar perebutan jabatan struktural, melainkan juga pertaruhan arah politik Gerindra di Jambi menjelang kontestasi besar berikutnya. Sumber internal menyebutkan, tarik-menarik kepentingan antara SAH dan Rocky Candra sudah berlangsung senyap namun intens, menciptakan friksi yang kian terasa hingga ke akar rumput partai.

Di tengah ketegangan tersebut, muncul satu nama yang justru bergerak dengan pendekatan berbeda.

Elviana, Anggota DPD RI dapil Jambi ini disebut-sebut tengah menyiapkan langkah besar. Menurut pengakuan sumber, orang dekatnya, Elviana memiliki ambisi untuk maju dalam pemilihan Gubernur Jambi melalui Partai Gerindra.

Namun, langkah itu tidak dilakukan secara tergesa. Strateginya terukur. Untuk menguji kekuatan politik dan elektabilitasnya, Elviana dikabarkan akan terlebih dahulu maju sebagai calon anggota DPR RI. Langkah ini dinilai sebagai “batu loncatan” strategis guna mengkonsolidasikan basis dukungan sekaligus membuktikan daya tawarnya di internal partai.

Lebih menarik lagi, di tengah rivalitas antara SAH dan Rocky, Elviana justru memposisikan diri sebagai figur penyeimbang. Ia disebut aktif membangun komunikasi dengan kedua kubu, berupaya meredam konflik dan menjaga soliditas partai. Peran ini membuatnya dilihat sebagai “juru damai” dalam tubuh Gerindra Jambi.

“Dalam situasi seperti ini, figur yang bisa merangkul semua pihak justru punya peluang besar,” ujar sumber tersebut. Ia menambahkan bahwa posisi Elviana yang relatif netral namun strategis menjadikannya kandidat kuat untuk diusung sebagai calon gubernur dari Gerindra.

Jika skenario ini berjalan sesuai rencana, maka peta politik Gerindra Jambi akan mengalami pergeseran signifikan. Pertarungan antara SAH dan Rocky Candra bisa saja berujung pada kompromi politik, dengan Elviana sebagai titik temu sekaligus wajah baru yang diusung ke publik.

Namun, politik tak pernah berjalan lurus. Di balik strategi yang tampak rapi, selalu ada kemungkinan kejutan. Satu hal yang pasti, perebutan pengaruh di tubuh Gerindra Jambi kini bukan lagi sekadar dinamika internal, melainkan awal dari pertarungan besar menuju kursi kekuasaan di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *